Buruh Jamin Tak akan Blokade Tol

" Mereka (buruh) memberikan jaminan bahwa mereka tidak akan melakukan sweeping, pemblokiran tol maupun jalan umum. Buruh tidak melakukan perusakan terhadap sarana dan prasarana umum," ujar Unggung, Rabu (29/4/2015).
Meski begitu polisi akan terus melakukan pengamanan sepanjang peringatan May Day. "Awasi dan lakukan pengawalan terhadap elemen buruh. Mulai titik keberangkatan, titik kumpul hingga sasaran serta tuntutannya," tuturnya.
Selain itu, Unggung juga meminta pasukannya agar bertindak tegas jika buruh melakukan sweeping. Tindakan yang sama diberlakukan pada buruh yang menutup tol.
Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan, ratusan buruh akan melakukan long march dari HI menuju Istana Negara. Khusus massa KSPI sekitar pukul 13.00 WIB akan bergerak dari Istana Negara menuju ke stadion GBK, Senayan, untuk merayakan May Day Fiesta dari pukul 13.30-17.00 WIB.
"Rencananya di Stadion GBK akan dihadiri oleh para pimpinan serikat pekerja se-dunia dan pimpinan buruh Asia-Pacific," ujar Said melalui siaran persnya, Selasa (28/4/2015).
Sementara itu, polisi mengawal ketat aksi tersebut. Perusahaan yang didatangi buruh itu juga memperketat pengamanan. Polisi telah disiagakan di setiap pabrik yang akan dan sudah didatangi ratusan buruh yang berkonvoi itu. Beberapa pabrik yang akan didatangi berikutnya adalah pabrik di kawasan Berbek, Sedati, dan Gedangan.
Polisi terus berupaya berkoordinasi dengan perwakilan buruh. Mereka mendatangi sejumlah sekretariat buruh di Sidoarjo. Ini sekedar mengingatkan agar buruh tidak anarkis pada perayaan May Day nanti.
Bupati Purwakarta akan Lempari Buruh Jika Demo Mayday
Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi mengancam bakal membubarkan aksi dan bahkan melempari buruh jika kembali menggelar ujuk rasa kenaikan upah pada May Day atau hari buruh yang jatuh pada Jumat 1 Mei 2015. Pasalnya, penghasilan buruh di Kabupaten Purwakarta saat ini sudah di atas angka Rp3 juta.
Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menjelaskan, upah buruh di sektor manufaktur di daerah tersebut saat pertama masuk minimal sudah di angka Rp3,2 juta. Kemudian, buruh yang sudah bekerja di atas lima tahun bisa mencapai di atas Rp4 juta.
" Upah untuk buruh sektor manufaktur ini sudah besar, makanya kalau masih ada demo nuntut upah naik, dibaledog ku aing (dilempar sama saya)," ancam bupati yang akrab dipanggil Kang Dedi, Selasa (28/4/2015).
Dia menuturkan, hal yang sama juga dialami buruh yang bekerja di sektor garmen. UMK Purwakarta di sektor padat karya saat ini bagi buruh yang baru masuk kerja mencapai Rp2,1 juta. Sedangkan untuk buruh yang bekerja di atas lima tahun mencapai Rp2,6 juta.
" Untuk sektor garmen di Purwakarta dalam hitungan saya sudah relatif aman dengan UMK sekarang yang sudah berlaku. Apalagi di sektor garmen ada lembur, penghasilannya bisa mencapai Rp3 juta lebih," ujarnya.
Oleh karena itu pada perayaan May Day nanti, Bupati yang kerap bergaya nyentrik ini berharap kalangan buruh justru memerjuangkan kalangan pekerja di sektor informal, itu dinilainya lebih penting.
" Tidak ada alasan lagi buruh di Purwakarta minta kenaikan upah. Serikat buruh harus memperjuangkan teman-teman buruh di sektor pekerja informal," ujar Dedi.
[ mrhill / bmw / okez /sindonews / dtc ]